Dukung Go Green Dengan Menjadi Anggota Jobkita.com
Oleh : Hevy Novieadie
Seringkali kita tidak menyadari, bahwa dalam beraktivitas kita banyak menggunakan benda-benda yang setelah kita gunakan pada akhirnya akan kehabisan ”nilainya” lalu kemudian berakhir menjadi ”waste atau sampah”. Permasalahan sampah tidak bisa dianggap sepele, karena hanya 50% saja sampah yang bisa didaur ulang agar dapat berguna kembali, sisanya? Ya, sampah akan mengancam kehidupan kita baik dari sisi ancaman kesehatan, maupun ancaman krisis sumber daya. Nah, ancaman atas krisis sumber daya ini yang juga jadi sorotan banyak pihak. Mari kita simak salah satu contoh yang dikatakan sebagai krisis sumber daya : ”KERTAS, ya benda satu ini sudah lama membantu kehidupan kita. Mulai dari menjadi media untuk menulis, pembungkus, mainan anak-anak, dan lain sebagainya. Untuk para pelajar kertas merupakan kebutuhan utama, sampai akhirnya setelah lulus sebagai pelajar pun kita masih membutuhkan kertas untuk membuat surat lamaran bekerja dan riwayat hidup (CV). Berton-ton kertas dihasilkan dari jutaan kayu pohon untuk memenuhi kebutuhan kita. Padahal waktu sekolah dulu kita sudah belajar bahwa, manfaat pohon tidak hanya sebagai pondasi tanah tapi juga penjaga metabolisme bumi (kesegaran udara, pendukung cadangan air, dan lain-lain). Sekarang saja, kita sudah mulai merasakan susahnya kebutuhan air bersih yang cukup. Kalaupun berlimpah itu pun di daerah tertentu saja, atau kita perlu membeli air bersih untuk kebutuhan kita. Sedih sekali ya? Banyak kerugian yang kita dapat hanya karena kita masih memakai kertas sebagai kebutuhan massal yang utama.” Nah dari kasus di atas, ayo mulailah merevisi gaya hidup kita. Pernah dengar ajakan ”Go Green” yang lagi happening belakangan ini? Ajakan ”Go Green” tersebut bisa kita lakukan secara nyata, dan mudah. Yuuk kita lihat apa saja sih yang bisa kita lakukan tanpa memakan waktu dan biaya :
1. Memilah sampah. Eittss, tidak usah takut kalau kerjaan seperti ini akan membuat hidup kita makin ribet, kita hanya cukup tau bahwa sampah non organik seperti, plastik dan kertas masih bisa di daur ulang lho. Untuk itu, setiap kita melakukan aktivitas yang menggunakan plastik dan kertas dan ingin membuangnya pastikan kita membuangnya di tempat yang khusus. Dan buat kamu-kamu yang ingin ber ”go green” tapi juga ingin bisa merasakan rupiah dari aktivitas tersebut, wah bisa juga lho sampah plastik dan kertas yang kalian kumpulkan itu di jual ke pengepul-pengepulnya. Pssstt dengar-dengar 1 kilo sampah plastik atau kertas berharga paling murah Rp 3.000. 2. Digitize doong.
Artinya, Berhemat dengan benda-benda yang menggunakan sumber daya alam. Aduuh masih juga membuat resume lamaran pekerjaan di kertas dan mengirimkannya ke perusahaan-perusahaan? Kalau sudah sadar bahwa memakai kertas berlebihan akan mengancam kehidupan bumi, ayo sudah saatnya kalian sadar untuk mencari alternatif lain dalam melamar kerja. Pakailah media Online Recruitment yang professional. Kenapa harus yang professional? Ngeri dengan penyalah gunaan data personal (nama, tanggal lahir, alamat rumah, nomor telepon, dll), nah untuk itu pakailah Online Recruitment yang terpercaya kredibilitasnya, ya ..tidak salah lagi www.jobkita.com lah solusinya. Banyak keuntungan yang akan diperoleh dengan menjadi anggota jobkita.com dan tentunya semuanya gratis dan aman. Cukup punya email address lalu mendaftarlah di www.jobkita.com dan kalian akan memperoleh User ID plus passwordnya. Selanjutnya posting resume atau CV kita disana, dan melamarlah ke lowongan-lowongan pekerjaan yang sedang di buka oleh para perusahaan yang juga menggunakan jasa www.jobkita.com untuk mencari calon pekerja. Murah dan ramah lingkungan uuwww jobkita bangeettts. Pokoknya ”The more you do online, the less you need paper”. 3. Ciptakan efek ”snowball”. Tularkan kesadaran ”Go Green” kita kepada orang terdekat, teman, dan relasi-relasi kita. Lha yang namanya perbuatan positif engga usah ragu dan malu untuk ditularkan. Apalagi kalau dari hasil kampanye tersebut akan bermanfaat besar untuk kelangsungan hidup kita.
Sebenarnya, masih banyak sekali perbuatan positif untuk menjaga kelangsungan hidup bumi, nah sekarang tinggal tumbuhkan kesadaran dan niat untuk mengeksekusinya. Kalau sudah jadi kebiasaan, dijamin engga merepotkan tentunya, yuuuuuukkkk.
|